Akhirnya Jam Pulang sekolah pun tiba.
Akhirnya aku pulang kerumah dengan hati yang lelah dan penuh kemalasan , sesampainya dirumah lagi-lagi aku mendapatkan kabar yang kurang mengenakan yaitu aku melihat Ayah ku Jatuh sakit dan terbaring di tempat tidur.

Dan aku berbicara kepada TUHAN cobaan apalagi ini Tuhan yang engkau berikan kepadaku , lengkap sudah semua rasa lelahku hari ini , saat aku bertanya kepada mama tentang sakit papah mamah pun menjawab.
Aku:Mah Papah sakit apa ?
Mamah:kamu gaperlu tau, sekarang kamu mending tidur siang abis itu belajar
Aku:Mah kenapa aku gaboleh tau soal ini ? (aku bingung kenapa mamah tidak memberikan jawaban tentang pertanyaan ku)
Mamah:Kamu kan masih kecil lebih baik kamu tidur dan abis itu belajar ini biar mamah yang tau ,papah hanya perlu beristirahat yang cukup dah sana kamu tidur?
Aku:Baik mah (Akupun cuci kaki dan mengganti baju dan tidur)
Aku bingung dengan semua ini, apa yang orang tua ku tutupkan dengan masalah ini apakah aku terlalu kecil untuk mengerti semua ini, atau karena aku tidak boleh memikirkan semua ini karena aku masih terlalu mudah dan tidak mengerti semua ini dan nantinya akan membuatku selalu kepikiran. Aku mengerti maksud orangtua ku baik tapi kan aku juga sayang sama mereka dan ingin membantu mikul beban mereka walau hanya sedikit.
Aku tau aku tak pantas untuk mengetahui semua ini tapi semuanya seperti ada yang ditutupi oleh orangtua ku, dan tidak membolehkan ku untuk mengetahui ini semua. Aku takut hal yang tidak aku harapkan menimpa Ayahku dan akan membuat ku terus kepikiran.
Pagi tiba,
Sekarang sudah pagi dan aku akan segera berangkat sekolah dan memulai semua seperti biasanya dan aku akan berusaha untuk melupakan itu semua.
tidak ada yang menarik disekolahku hari ini dan Bel berbunyi pun tiba,
Sesampainya Dirumah,
Aku melihat saudaraku menjenguk Ayahku yang tengah sakit terbaring dan memberikan Ayahku semangat untuk sembuh dari penyakitnya, Aku takut hal yang tidak diharapkan terjadi datang kepada Ayahku.
Akhirnya aku pulang kerumah dengan hati yang lelah dan penuh kemalasan , sesampainya dirumah lagi-lagi aku mendapatkan kabar yang kurang mengenakan yaitu aku melihat Ayah ku Jatuh sakit dan terbaring di tempat tidur.

Dan aku berbicara kepada TUHAN cobaan apalagi ini Tuhan yang engkau berikan kepadaku , lengkap sudah semua rasa lelahku hari ini , saat aku bertanya kepada mama tentang sakit papah mamah pun menjawab.
Aku:Mah Papah sakit apa ?
Mamah:kamu gaperlu tau, sekarang kamu mending tidur siang abis itu belajar
Aku:Mah kenapa aku gaboleh tau soal ini ? (aku bingung kenapa mamah tidak memberikan jawaban tentang pertanyaan ku)
Mamah:Kamu kan masih kecil lebih baik kamu tidur dan abis itu belajar ini biar mamah yang tau ,papah hanya perlu beristirahat yang cukup dah sana kamu tidur?
Aku:Baik mah (Akupun cuci kaki dan mengganti baju dan tidur)
Aku bingung dengan semua ini, apa yang orang tua ku tutupkan dengan masalah ini apakah aku terlalu kecil untuk mengerti semua ini, atau karena aku tidak boleh memikirkan semua ini karena aku masih terlalu mudah dan tidak mengerti semua ini dan nantinya akan membuatku selalu kepikiran. Aku mengerti maksud orangtua ku baik tapi kan aku juga sayang sama mereka dan ingin membantu mikul beban mereka walau hanya sedikit.
Aku tau aku tak pantas untuk mengetahui semua ini tapi semuanya seperti ada yang ditutupi oleh orangtua ku, dan tidak membolehkan ku untuk mengetahui ini semua. Aku takut hal yang tidak aku harapkan menimpa Ayahku dan akan membuat ku terus kepikiran.
Pagi tiba,
Sekarang sudah pagi dan aku akan segera berangkat sekolah dan memulai semua seperti biasanya dan aku akan berusaha untuk melupakan itu semua.
tidak ada yang menarik disekolahku hari ini dan Bel berbunyi pun tiba,
Sesampainya Dirumah,
Aku melihat saudaraku menjenguk Ayahku yang tengah sakit terbaring dan memberikan Ayahku semangat untuk sembuh dari penyakitnya, Aku takut hal yang tidak diharapkan terjadi datang kepada Ayahku.
Buat agan yang ngga mau ketinggalan ceritanya atau yang ingin memulainya dari awal supaya jelas disini gan.
Part 1:
Part 2:
Part 3:
Part 4:
Part 1:
19 komentar
Write komentarNice gan
Replysilahkan komen disini gan
ReplyGood :D
ReplyNice gan, btw ini kisah nyata ?
Replynice artikel
Replysangat membantu sekali gan, dilanjut
Replyceritanya sangat sedih dan bisa menjadi motivasi nih gan
Replytulisanya bagus gan
ReplyTerharu gan sekaligus menjadi motivasi .. Nice gan
Replynice info
Replyini real perjalanan hidup ane gan
Replymakasih gan udah menyempatkan berkunjung
Replyterimakasih gan ane bakalan terus ngembangin konten ane
Replynice info gan
Replynice info gan
Replysipp!!! yang di tulis pakai hati akan juga nyampe ke hati.
Replyjalan2 ke lapak gan masih sepi ini... ejurnalkampus.blogspot.com
bagus gan.. sering sering bikin cerita kya gini... sangat memotivasi
Replymakasih gan :v , siap gan ane bakalan mampir sekarang juga :v
Replymakasih banget gan , anebakalan buat terus dan akan terus ngembangin konten ane
ReplyConversionConversion EmoticonEmoticon